Sabtu, 24 November 2012

Final Softskill Psikologi dan Teknologi Internet

1. Penelitian Psikologi dan Internet

    1. Publikasi Online
        Secara terminologi publikasi berarti penyiaran, pengumuman atau penerbitan. Ton Kertapati  
        menjelaskan dalam bukunya dasar- dsar publisistik dalam perkembangannya di Indonesia 
        menjadi ilmu komunikasi bahwa istilah publisistik berasal dari kata kerja bahasa latin
        publicare yang berarti mengumumkan.
        Dari penjelasan tersebut penulis dapat menarik kesimpulan bahwa istilah publikasi dapat di 
        artikan pengumuman tentang suatu hal yang disiarkan lewat media elektronik dan atau 
        diterbitkan di media cetak.
        Publikasi adalah sebuah istilah teknis dalam konteks hukum dan utama dalam hak cipta. 
        Seorang penulis umumnya adalah pemilik awal dari suatu hak cipta bagi pekerjaannya. Suatu 
        hak cipta diberikan bagi penulis atas karyanya. Dimana hal itu merupakan hak eklusif yang 
        diberikan untuk mempublikasikan hasil karyanya.
        
        Pada dasarnya pengertian online adalah terhubung, terkoneksi, aktif, dan siap untuk operasi, 
        dapat berkomunikasi dengan atau di kontrol oleh komputer. Online ini juga bisa di artikan 
        sebagai suatu keadaan dimana sebuah device ( komputer ) terhubung dengan device lain, 
        biasanya melalui modem.
        Online adalah sedang menggunakan jaringan terhubung dalam jaringan, suatu perangkat
        dengan perangkat lainnya yang terhubung sehingga bisa saling berkomunikasi.
        
        Penulis dapat menyimpulkan dari dua definisi di atas Publikasi Online adalah suatu informasi, 
        atau hasil karya yang mempunyai hak cipta  yang di siarkan atau di terbitkan melalui
        jaringan internet.
        Publikasi lansung di internet melalui search engine- search engine ( mesin pencari
        seperti yahoo, google, msn, search indonesia, dsb ).
        Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar, yang gratis 
        biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal 
        seperti yahoo dan google. 
        Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus sedikit menggeluarkan
        akan tetapi situs cepat masuk ke search engine dan dikenali oleh pengunjung

        Sumber: 
        http://id.wikipedia.org/wiki/Publikasi
        http://id.shvoong.com/social-sciences/counseling/2205694-pengertian-publikasi/
        http://pitikkedu.blogspot.com/2012/09/pengertian-online.html
        http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2238443-pengertian-
        online/
        http://blog.binadarma.ac.id/usman/2011/02/27/pengertian-online.html
        http://carapedia.com/pengertian_definisi_online_info2193.html
        http://officeonline.blog.com/2010/01/19/definisi-online/
        http://januar-anas.blogspot.com/2011/07/apa-itu-online.html
        http://websedu.com/article/91803/pengertian-publikasi-website.html
        http://kbbi.web.id/index.php?w=publikasi

    2. Etika dalam penelitian dengan menggunakan bantuan internet
        Pengertian etika ( etimologi ) berasal dari bahasa yunani adalah ethos yang berarti watak, 
        kesusilaan atau adat kebiasaan ( costum ). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan
        moral.
        Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya tetapi dalam kegiatan sehari- hari
        terdapat perbedaan yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang di lakukan,
        sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai- nilai yang berlaku.
        Etika adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang 
        dapat di pahami oleh pikiran manusia. Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan 
        prilaku adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana
        yang benar dan mana yang buruk.
    
        Penelitian adalah kegiatan untuk memperoleh fakta- fakta atau prinsip- prinsip ( baik
        kegiatan untuk penemuan, pengujian, atau pengembangan ) dari suatu pengetahuan dengan
        cara mengumpulkan, mencatat, dan menganalisa data yang di kerjakan secara sistematis 
        berdasarkan ilmu pengetahuan ( metode ilmiah ).
        Etika penelitian berkaitan dengan norma- norma:
         - Norma sopan santun
           Peneliti memperhatikan konvensi dan kebiasaan dalam tatanan di masyarakat
         - Norma hukum
            Bila terjadi pelanggaran maka peneliti akan dikenakan sanksi
         - Norma moral
            Peneliti mempunyai itikad dan kesadaran yang baik dan jujur dalam penelitian

         Contoh pelanggaran- pelanggaran etika:
          - Pengubahan data / informasi ( manipulasi data atau informasi )
          - Penyalahgunaan data atau informasi
          - Pengakuan dan penggunaan data atau informasi tanpa izin
          - Publikasi hasil penelitian penugasan tanpa izin
          - Tidak merahasiakan sumber data yang semestinya di rahasiakan
          - Tidak menghormati responden
          - Menjiplak hasil penelitian orang lain tanpa izin ( plagiat )
          - Tidak menyusun laporan hasil penelitian
          - Pengubahan data atau informasi ( manipulasi data atau informasi )
          - Penyalahgunaan data

         Plagiarisme
         Plagiarisme atau plagiatisme adalah salah satu contoh pelanggaran etika penelitian. Definisi 
         ringkas plagiat adalah mengakui hasil karya antara orang lain sebagai karya sendiri yang 
         termasuk dalam hasil karya antara lain adalah tulisan dalam skripsi, paper, jurnal, buku, 
         majalah ilmiah, laporan penelitian, laporan pratikum, laporan tugas kuliah, halaman web, 
         gambar, dan tabel dalam media di atas, data hasil penelitian, rancangan, desain, penurunan 
         rumus, flowchart, algoritma, ide, yang di anggap termasuk dalam plagiarisme antara lain 
         adalah: mengcopy sepenuhnya tulisan orang lain tanpa menuliskannya dalam tanda kutip
         serta menampilkan nama penulis aslinya.

         Dalam buku Bahasa indonesia: sebuah pengantar penulisan ilmiah, Felicia Utorodewo dkk 
         menggolongkan hal- hal berikut sebagai tindakan plagiarisme
         - Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri
         - Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
         - Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
         - Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri
         - Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal 
           usulnya
         - Meringkas dan memparafrasekan ( mengutip tak lansung ) tanpa menyebutkan sumbernya
         - Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya tetapi rangkaian kalimat
           dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

         Tindakan pencegahan plagiat
         Upaya pencegahan plagiat pada karya tulis ilmiah, tesis, atau skripsi sangat di tentukan oleh 
         para penilai/ penguji itu sendiri. Namun salah satunya upaya tersebut adalah dengan
         melakukan pengetatan pemeriksaan hasil karya tulis yang di ajukan oleh pihak
         berkepentingan itu sendiri.
         Pelanggaran etika di sebabkan adanya kurang kesadaran akan kerja keras dan kurang 
         menghargai hasil karya orang lain.
         Ada beberapa hal yang perlu di lakukan oleh peneliti sendiri untuk mencegah plagiarisme 
         selain memperluas wawasan dengan menggunakan akses informasi yang ada, dan ini memang 
         membutuhkan biaya sehingga pemerintah harus memiliki komitmen terhadap para peneliti
         agar bekerja dengan maksimal.
        


        Sumber:
        http://www.scribd.com/doc/8365104/PENGERTIAN-ETIKA
        http://id.wikipedia.org/wiki/Etika
        http://erniritonga123.blogspot.com/2010/01/definisi-etika.html
        http://www.acehinstitute.org/id/pojok-publik/pendidikan/item/105-plagiat-kejahatan-
        akademik.html
        http://hiburan.kompasiana.com/musik/2012/08/24/plagiat/
        http://id.wikipedia.org/wiki/Plagiarisme
        http://nurrahmanarif.wordpress.com/2010/04/22/mencegah-plagiat/
        http://lipurs.wordpress.com/2010/02/10/pelanggaran-etika-penelitian-di-indonesia/
        http://ftaman.wordpress.com/2010/01/03/etika-dalam-penelitian/
        http://www.scribd.com/doc/48323267/Etika-Komunikasi


       3. Rangkuman jurnal tentang internet
           Peranan Internet Sebagai Media Komunikasi
           Perbedaan internet di banding media komunikasi klasik dapat dilihat dari dua sisi, yaitu penggunaannya oleh komunikator dan kmunikan serta sisi karakteristik internet sebagai media komunikasi. Komunikasi dengan menggunakan internet secara teknis dan fisik merupakan fenomena baru dalam proses komunikasi yang di lakukan manusia pada akhir abad 20 dan telah menjadi bagian integral dari masyarakat, pendidikan, industri dan pemerintahan.
Beberapa eksplorasi tentang media internet memberikan kontribusi pada terminologi komunikasi bermedia internet atau computer mediated communication.
Proses komunikasi bermedia internet meliputi hal- hal sebagai berikut:
a. Menciptakan pengertian dengan menulis surat melalui email, menuliskan kata- kata pada waktu  
    yang sama dalam komunitas chatting, serta menciptakan website melalui penciptaan file 
    multimedia.
b. Menyebarkan pengertian melalui komunikasi point to point ( e-mail ), dan komunikasi point to 
    multi point ( IRc, Website )
c. Merasakan arti dalam teks dan multimedia pada website, e-mail, dan IRc, dan
d. Berpartisipasi dalam forum untuk awal penjelajahan karakteristik komunitas seperti tujuan bersama, norma- norma dan tradisi.

Meskipun dalam aktivitas dan proses komunikasi bermedia internet adalah pertukaran data melalui komputer, namun tetap melibatkan manusia sebagai pemberi konteks atau situasi pada aktivitas an proses komunikasi tersebut, yang meliputi konteks individual, group, organisai, massa, dan sosial.

Melakukan komunikasi menggunakan internet, beberapa literatur membedakannya menjadi dua jenis komunikasi, yaitu asynchronous dan synchronous serta on line broadcast communications.
Asynchronous communication adalah komunikasi melalui media internet dengan pengirim dan penyampai pesan dalam berinteraksi tidak berada pada kedudukan tempat dan waktu yang sama, namun pesan tetap sampai pada tujuan/ sasaran ( penerima ). Jenis komunikasi ini di wakili oleh fasilitas electronic mail.
Synchronous communication adalah komunikasi melalui internet dengan interaksi yang bersamaan waktunya. Jenis komunikasi bermedia internet ini di wakili oleh fasilitas internet Relay Chat.
On line broadcast communication merupakan istilah komunikasi yang di lakukan melalui fasilitas web.
Perbedaan komunikasi bermedia internet dengan tipe komunikasi lainnya adalah komunikasi on line yang bersifat tidak tetap dan sesaat serta fleksibel, artinya secara mudah dapat berinteraksi dengan user lain pada waktu tertentu, kemudian pada lain waktu tidak pernah berhubungan lagi.

Karakteristik media dalam  studi komunikasi adalah segala hal yang menyangkut ciri- ciri, kemampuan, kelebihan dan kekurangan dari suatu medium komunikasi. Karakteristik suatu medium berfungsi sebagai sarana untuk mencocokan atau membuat match antara pesan yang ingin di sampaikan, dengan situasi dan kondisi serta sasaran pesan. Karakteristik medium juga mengkategorikan jenis suatu medium dalam aplikasi penggunaannya.
Arus pesan dalam medium internet tidak bersifat linear atau one way saja, namun berbentuk interaktif pada semua fasilitas yang di sediakan. interaktif disini bersifat penuh ( fully interactive ). Ini berarti bahwa semua pesan dalam medium internet mampu membuat respon ( feedback ) seketika bagi penerima pesan (pengguna). respon atau feedback dalam bentuk pesan yang disampaikan oleh penerima pesan bentuknya tidak sevariatif pesan yang di terima ( teks, grafis audio atau gambar ), nmun hanya sebatas teks atau audio saja.

Terdapat tiga fasilitas dalam internet, yaitu e-mail, IRc, dan web browser komponen yang menjadi unsur komunikasi saling berbeda, meskipun dengan patern mekanis yang hampir sama. Perbedaan yang ada disebabkan oleh bentuk proses komunikasinya atau sifat dan bentuk komunikasi yang terjadi.

Konsep- konsep komunikasi dalam E- Mail
Secara term proses komunikasi bermedia internet, jenis komunikasi dalam email berbentuk asynchronous communications.
Bentuk email sendiri terdiri atas dua jenis email yang didasarkan pada keperluan atau kepentingan interaksi yang diinginkan. Email person to person ( point to point ) merupakan email dari satu orang ke satu orang lainnya. Email dalam bentuk kelompok ( point to multi point) merupakan email dari satu orang ke sekelompok orang dan sebaliknya. Jenis yang kedua ini disebut juga sebagai email groups (e- groups ) atau mailing list.
Penerima pesan dalam komunikasi melalui email adalah recipient. Recipient tidak langsung dapat menerima pesan yang dikirim kepadanya bila tidak dalam kondisi on line. Pada proses komunikasi menggunakan fasilitas email, umumnya pengirim dan penerima pesan sudah saling mengenal, dan ini menyebabkan email cenderung bersifat terbuka dan tidak tertutup.

Konsep- konsep komunikasi dalam fasilitas Internet Relay Chat
Komunikator dalam fasilitas IRc dapat mengirimkan pesan yang berlainan kepada komunikan lain, yang mungkin saling berbeda tempatnya atau berbeda channelnya dalam waktu yang hampir bersamaan.
Pada komunikasi melalui IRc pesan- pesan yang disampaikan sekalipun cenderung bersifat personal, namun privacy yang dimiliki oleh peserta komunikasi tidak ada sama sekali. Hal ini mengingat semua person yang on line pada suatu chanel IRc dapat mengetahui setiap pesan yang dikirim dan diterima serta siapa saja person yang menjadi peserta komunikasi.
Bentuk pesan dalm komunikasi melalui IRc adalah berbentuk kata- kata dalam huruf atau tulisan ( teks). Makna yang terkandung di dalamnya, baik yang bersifat konotasi, maupun denotasi tergantung pada persepsi, keterbacaan dan diksi si penerima pesan/ komunikan. Ini juga berarti menjadikan hambatan dalam komunikasi antara pengirim dan penerima pesan. Artinya, dengan penguasaan semantik yang sama antara pengirim dan penerima pesan, makna kata- kata atau tulisan dalam layar IRc bisa di persepsikan berbeda ( tidak selalu dimengerti oleh penerima pesan ). Ini di sebabkan tidak adanya petunjuk paralinguistik dan prosemik dalam ekspresi kata- kata dalam huruf tersebut. Hal ini sesuai dengan pendapat mempersepsi manusia tidak hanya lewat bahasa verbalnya.

Unsur komunikasi dalam Fasilitas Web Browser
Fasilitas web browser merupakan tempat atau sarana untuk menyampaikan atau tempat pajangan berbagai informasi ( eksposure ) oleh suati institusi ataupun perseorangan. Web adalah tempat memajang informasi secara on line dan bersifat virtual ( maya ) yang memiliki kaitan ( link ) informasi tidak terbatas ( berujung). Informasi dalam web secara umum dapat dikategorikan menjadi 3 macam, yaitu informasi yang bersifat umum ( berita on line, info pelayanan umum dan sebagainya), kemudian informasi khusus ( web dengan isi informasi tentang suatu lembaga, atau informasi dalam berbagai kategori), sedangkan yang terakhir adalah informasi komersial.
Jenis web sendiri di bagi menjadi dua jenis, yaitu official web ( web resmi yang biasanya web milik lembaga yang sah dan memiliki otoritas terhadap web bersangkutan) dan jenis kedua adalah unofficial web ( web tidak resmi yang dimiliki dan di kelola secara personal ).


Sumber: http://www.google.co.id/url?url=http://ejournal.stainpurwokerto.ac.id/index.php/komunika/article/download/46/46&rct=j&sa=U&ei=SiKuUOztL4S4rAe8zYHQBw&ved=0CBkQFjAB&q=peranan+internet+sebagai+media+komunikasi&usg=AFQjCNGle2PWhm-p9c38pnM6hexftrtvvg


2. Game Online
    Point Blank
        Point blank adalah salah satu permainan game online di internet. Permainan ini adalah
        permainan perang. Tujuan dari permainan ini adalah mencari sebanyak mungkin point untuk
        menaikan pangkat pemain dengan cara membunuh musuh- musuhnya.
        Cara permainannya, pemain di beri waktu 30 menit , dalam waktu 30 menit itu pemain harus
        membunuh musuhnya sebanyak mungkin. Senjata yang bisa di pakai yaitu pistol, pisau dan
        bom.
        Di dalam permainan ini ada yang namanya cash, gunanya yaitu untuk membeli perlengkapan
        perang seperti, senjata, helm, dan lain sebagainya. Senjata yang tersedia di sini adalah senjata
        yang canggih, bukan senjata standar yang sudah tersedia  pada umunya di permainan ini.
        Cash dapat di perjual belikan.
        Positif dari permainan ini yaitu bisa menjadi ajang kejuaraan, karna bisa di perlombakan dan
        bisa menjadi tempat memberbanyak kenalan. Sedangkan negatifnya adalah bisa membuat
        sesama pemain berselisih paham,dan terjadinya konflik, kemudian membuat pemain banyak
        mengeluarkan uang karena membeli cash.

Jumat, 02 November 2012

Computer Supported Cooperative Work ( CSCW )

 
Istilah CSCW pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang di hadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka.
CSCW mengangkat isu seputar bagaimana aktivitas- akitivitas kolaboratif dan koordinasi di dalamnya dapat didukung teknologi komputer.
CSCW adalah sesuatu cara untuk merancang suatu sistem yang digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami dampak suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka, CSCW juga merupakan suatu sistem yang mendukung pekerjaan groupware.
CSCW dan teknologi groupware mengizinkan individu- individu untuk berinteraksi satu sama lain yang terletak pada tempat yang sama maupun berbeda dengan menggunakan komputer ( jarringan ) melalui media suara, data dan gambar ( video ) yang di lakukan secara sinkron maupun asinkron. CSCW merupakan sebuah bentuk yang menggabungkan pemahaman bagaimana orang bekerjasama dalam group menggunakan teknologi computer networking dalam kesatuan hardware, software, service, dan teknik.

CSCW memiliki tujuan yaitu:
- Mempelajari bagaimana orang bekerja sama sebagai kelompok dan apa uang mempengaruhi teknologi.
- Mendukung proses pelaksanaan pekerjaan walaupun secara geografis dipisahkan.

Contoh yang digunakan pada CSCW adalah:
- Kaloborasi para ilmuwan yang bekerja sama pada suatu proyek.
- Pengarang mengedit suatu dokumen bersama- sama.
- Programmer suatu sistem secara bersamaan.
- Bekerja sama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi.
- Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay.

CSCW lebih berorientasi kepada evaluasi terhadap hal- hal yang terjadi dalam proses interaksi antar manusia dalam sekelompok pengguna. Interaksi tersebut antara lain komunikasi yang normal antar manusia.
1. Komunikasi face to face
    - Personal Space
    - Kontak dan tatapan mata
    - Gerak isyarat dan bahasa tubuh
    - Back Channel
    - Turn taking

2. Percakapan
    Terdapat dua prinsip ucapan antara lain:
    - Relevan artinya bahwa suatu ucapan harus sesuai dengan topik tertentu
    - Helpful artinya suatu ucapan harus dapat dimengerti oleh pendengar dan tidak ada ambigu dari 
      pemahaman pendengar

3. Komunikasi berbasis teks
    Ada 4 tipe komunikasi tekstual dalam groupware
    - Discrate: pesan lansung seperti email
    - Linear: pesan partisipan ditambahkan pada akhir dari catatan tunggal
    - Non linear: saat pesan di hubungkan ke yang lainnya dalam model hypertext
    - Spatial: dimana pesan di atur dalam permukaan dua dimensi

4. Kerja kelompok
    Perilaku kelompok lebih kompleks terutama apabila kita memperhatikan hubungan sosial yang d
    dinamis selama bekerja dalam kelompok.
    - Dinamika kelompok
    - Layout fisik
    - Kognisi terdistribusi



Tugas minggu kedua

Sumber:
http://2easy4share.blogspot.com/2010/10/cscw.html
http://cobaaja-tigan.blogspot.com/2010/04/pengertian-cscw.html
http://bloganakfilkom.blogspot.com/2010/04/pengertian-computer-supported.html
http://mangantar.wordpress.com/2010/05/12/cscw-computer-supported-cooperative-work/
http://www.jualbeliforum.com/komputer/45756-pengertian-cscw-secara-garis-besar.html
http://deckhandi.tripod.com/link/Pengertian_CSCW.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Computer_supported_cooperative_work
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/computer-supported-cooperative-work-cscw-2/
http://blog-indonesia.com/blog-archive-10533-84.html
http://wingofeon.blogspot.com/2011/05/cscw-computer-supported-cooperative.html#!/2011/05/cscw-computer-supported-cooperative.html

Rabu, 24 Oktober 2012

Pengalaman menggunakan internet

Haii guys..
Kali ini gue mau sedikit ceritain  tentang pengalaman gue selama ini dalam menggunakan internet...
Sebenernya sih gue udah lama tahu tentang internet, waktu itu gue sering di ajak sama kakak gue ke warnet buat nemenin dia nyari tugas, tapi waktu itu bagi gue  internet itu masih kurang menarik, soalnya gue masih SD kira- kira kelas 5 atau 6 lah, jadi yaa gue masih kurang paham lah fungsinya.
Nah, pertama kali gue menggunakan internet itu kira- kira umur 13 tahun, saat itu gue baru duduk di kelas 2 SMP. Waktu itu pertama kalinya gue ngeakses situs miRC yaitu situs buat chatting.
Pertamanya sih gue di ajarin sama kakak gue, soalnya saat itu gue belom ngerti sama sekali, tpi  lama- kelamaan akhirnya juga bisa sendiri,hhee..  Sedikit membingungkan sih waktu pertama  kali nyoba,  tapi akhirnya asik juga loh. Disana gue banyak dapat teman- teman baru.
Udah lancar dengan miRC, gue lanjut nyoba buat ngedownload lagu. Seruu sih, karena kita bisa download lagu apa saja yang kita sukai.
Nah, saat itu friendster juga lagi ngetrand nih, tapi gue belum punya akunnya. Agar bisa aktifasi gue harus punya alamat email dulu. Karena gue ga ngerti sama sekali bikinnya,  akhirnya gue minta tolong sama kakak gue. Buat nyari nama email aja gue harus mikir lama, kebetulan nama alai juga lagi ngebuming tuh, karna udah capek buat mikirin, ya udah akhirnya gue jadiin tuh jadi nama email gue, tapi walaupun begitu, itu email masih gue pake sampe sekarang kok.
Kadang- kadang gue jadi malu sendiri, kalau ada temen- temen gue yang minta nama alamat email gue, gue aja yang punya email aja suka ngakak sendiri kalau ngebacanya, apa lagi temen- temen gue..
Udah panjang, ribet lagi ngebacanya. hahahaa...
Ada sih niat buat bikin email baru lagi, tapi udah lah, gue udh nyaman sama tu email...

Selama gue menggunakan internet pasti ada positif dan negatifnya buat gue.
Positifnya sih banyak, misalnya ngebantu gue buat nyari tugas, terus bisa buat hiburan, ngirim- ngirim tugas juga bisa tuh lewat email,  jejaring sosial bisa ngebantu gue ketemu sama teman- teman lama, juga bisa buat nanya- nanya tugas, terus juga bisa menambah wawasan.
Tapi internet juga bisa memberi dampak negatif buat gue, contohnya  lupa waktu karena keasikan, terus kadang- kadang temen- temen gue sering kesel nih liat gue, soalnya kalau gue lagi keasikan chattingan pasti gue ga dengerin mereka ngomong,hehee, dan yang paling berdampak buruk nih, di zaman dengan penuh gadget yang canggih, dan bisa mengakses internet kapan dan dimana saja bikin gue sering malas buat belajar, jangankan belajar dirumah, di kelas pun kalau dosen lagi nerangin kadang- kadang gue juga sering sibuk dengan gadget gue dan internet.

hmmm kayaknya sekian dulu cerita dari pengalaman gue selama menggunakan internet...
hehee...




Tugas minggu pertama


Jumat, 19 Oktober 2012

Kelompo Kerja Virtual

Kelompok kerja adalah sekumpulan orang terdiri atas dua anggota atau lebih yang
1. Mempunyai tujuan yang sama
2. Mempunyai kepentingan yang sama
3. Saling bekerja sama
4. Saling berhubungan.
5. Memiliki rasa ikut bertanggung jawab
6. Saling tergantung satu dengan lainnya

Virtual adalah dunia yang biasanya kita sebut sebagai dunia maya atau cyber space yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang menawarkan realitas baru.
Virtual menggunakan teknologi komputer untuk menyatukan para anggota yang terpisah secara fisik untuk mencapai tujuan bersama. Sejumlah orang di mungkinkan untuk berkolaborasi secara online menggunakan jaringan komunikasi internet, teleconference atau email. Baik mereka terpisah dengan jarak yang jauh atau pada saat keadaan telah mendesak.

Kelompok kerja virtual adalah sekelompok orang yang bekerja pada sebuah proyek yang umum melalui teknologi seperti email, pesan instan, database bersama, diskusi threaded dan kalender.

Kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama yang tinggi dari para profesional membuat mereka mampu membentuk kelompok kerja virtua, berkumpul dan membentuk team saat ada pekerjaan yang harus di tangani dan membubarkan diri ketika pekerjaan tersebut telah selesai.
Team kerja virtual ini hanya bisa di bentuk oleh para profesional yang sudah bisa bertindak sebagai agen independen bagi dirinya sendir, mereka hanya jadi terikat ketika sedang menangani suatu proyek yang di kerjakan oleh team virtual. Dalam konteks organisasi kelompok kerja virtual ini yang masing- masing merupakan perpaduan sejumlah bakat dan keahlian khusus, bila muncul dan melintasi batas- batas organisasi konvensioanl seperti yang terdapat pada perusahaan umumnya.

Tiga faktor utama yang membedakan tim virtual dari tim yang bertemu muka secara lansung.
1. Ketiadaan isyarat- isyarat paraverbal dan nonverbal
2. Konteks sosial yang terbatas
3. Kemampuan untuk mengatasi keterbatasan waktu dan ruang.

10 keuntungan virtualisasi
1. Konsolidasi
2. Efensiasi energi
3. Pemanfaatan sumberdaya
4. Manajement
5. Provisioning
6. Alokasi sumberdaya/ load balanching
7. Otomatisasi
8. The cloud
9. Disaster recovery
10. Storage, jaringan, desktop dan selanjutnya 



Tugas minggu keempat



sumber:
http://www.wattpad.com/912797-pko-fondasi-kelompok-dan-kerja-tim?p=9
http://dedeh89-psikologi.blogspot.com/2012/10/komunitas-online.html
http://ellopedia.blogspot.com/2010/09/kelompok-kerja.html
http://yulasayo.wordpress.com/2011/11/25/komunitas-virtual/
http://female.kompas.com/read/2012/05/28/09374820/Kerja.Virtual.Mengapa.Tidak.
http://setabasri01.blogspot.com/2011/01/kelompok-dan-tim-dalam-organisasi.html
http://prokimal-online.blogspot.com/2011/12/team-kerja-virtual-dan-dunia-kerja-masa.html
http://iamluckyone.blogspot.com/2011/03/kerjasama-kelompok-virtual-di-ibm_30.html
http://www.kompaskarier.com/2012/tips/rsimple/193/Kerja-Virtual
http://www.maestroglobal.info/10-keuntungan-virtualisasi/

Polarisasi Kelompok

Arti kata polarisasi yaitu proses, perbuatan, cara menyinari, penyinaran, magnetisasi, pembagian atas dua bagian ( kelompok orang yang berkepentingan dsb)

Polarisasi kelompok adalah gejala mengumpulya pendapat kelompok pada satu pandangan tertentu.
Efek polarisasi menyinggung pada rata- rata score individu sebelum dan setelah diskusi kelompok. Anggota kelompok paling ekstrem mungkin sekali, sudah menjadi lebih moderat setelah diskusi itu. Tetapi pada rata- rata pertimbanagan atau pilihan sudah menjadi yang lebih ektrem.

Fenomena polarisasi kelompok adalah kecendrungan kelompok yang menyebabkan orang mengubah keputusan mereka, baik ke arah yang lebih teliti, atau lebih mengandung resiko.
Faktor yang mengubah kelompok adalah informasi yang di sampaikan selama diskusi kelompok tentang masalah.
Alternatif keputusan yang menerima jumlah argumen yang paling besar adalah yang terpilih. Polarisasi kelompok mengacu pada temuan bahwa setelah berpartisipasi dalam kelompok diskusi, angoota cenderung mendukung posisi yang lebih eksrem dan atau panggilan untuk kursus berisiko tindakan dari pada orang yang tidak berpartisispasi dalam diskusi tersebut.

Hasil polarisasi kelompok dari dua mekanisme utama: sosial perbandingan dan informasi pengaruh. Perbandingan sosial mengacu ke drive individu muncul secara sosial di inginkan. Pengaruh sosial informasional terjadi ketika seseorang berada dalam situasi seperti ini. Orang yang sering akan mencari orang lain untuk isyarat mengenai perilaku yang benar.

Bagaimanapun pembuatan keputusan kelompok bukanlah suatu unsur yang penting dalam prosedur yang mengerucut ke arah polarisasi; suatu periode diskusi yang ringkas yang di ikuti oleh tanggapan individu akan menghasilkan pula suatu pergeseran di dalam kelompok rata- rata. Hal ini berarti suatu pergeseran di dalam pilihan individu terjadi sebagai hasil proses kelompok.


Tugas minggu keempat.


Sumber:
http://www.elbirtus.info/2012/08/pengertian-polarisasi_13.html
http://blog.ub.ac.id/christianmf/tugas-terstruktur-5/
http://rekanpenulis.com/pergeseran-yang-penuh-resiko-dan-polarisasi-kelompok/
http://books.google.co.id/books?id=qPFDETMhBckC&pg=PA112&lpg=PA112&dq=polarisasi+kelompok&source=bl&ots=CRp1mcAfZ3&sig=gjeqXtw80wpN3HiyAWbKM8IqbZA&hl=id&sa=X&ei=mvSAUKOFOcyxrAfexYCgDQ&ved=0CDoQ6AEwBQ#v=onepage&q=polarisasi%20kelompok&f=false
http://www.scribd.com/doc/49511857/DASAR-perilaku-kelompok
http://nemu.wordpress.com/2009/11/27/polarisasi-kelompok/
http://ips.yahubs.com/kelompok-kehidupan-bermasyarakat/
http://fnibrass.blogspot.com/2012/10/komunitas-online-polarisasi-kelompok.html
http://nemu.wordpress.com/2009/11/26/pergeseran-yang-penuh-resiko-dan-polarisasi-kelompok/
http://www.artikata.com/arti-345586-polarisasi.html

Rabu, 17 Oktober 2012

Komunitas Online

Istilah kata komunitas berasal dari bahasa latin, communitas yang berasal dari kata dasar communis yang artinya masyarakat, publik atau banyak orang.
Wikepidia bahasa indonesia menjelaskan pengertian komunitas sebagai sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagai lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama.

Komunitas online merupakan sekelompok orang dalam berkomunikasi menggunakan internet sebagai media utama dan tidak mengandalkan pertemuan langsung secara fisik.

Di era internet siapapun bisa membuat dan menyebarkan informasi, namun sepenting apapun informasi itu bila hanya disuarakan satu orang onliner atau gaungnya tidak akan terdengar. Disinilah peran sebuah komunitas online diperlukan, sebuah informasi bila disuarakan secara bersama- sama  oleh komunitas online tentu gaungnya akan besar terdengar, yang bisa menarik perhatian media mainstrem tentunya informasi penting yang gaungkan para onliner ini akan menjadi informasi yang diketahui banyak orang.

Namun onliner juga manusia, merasa tak afdol jika belum berinteraksi lansung secara fisik dengan onliner lainnya. Terjadilah pertemuan para onliner didunia nyata yang umumnya di namakan Kopdar.
Kopdar adalah suatu bentuk komunikasi nyata pelaku dunia maya dimana orang yang ikut kopdar itu bisa saling berkenalan secara pribadi atau sharing ilmu dan pengalaman.
Tak bisa dipungkiri bahwa secara psikologis jika seseorang rutin bertemu dan berinteraksi dengan orang lain yang mempunyai kesamaan minat di sebuah komunitas akan menimbulakan ikatan emosional tersendiri di hati orang tersebut terhadap komunitasnya.

Macam- macam komunitas online:
1. Facebook
2. Twitter
3. Kaskus
4. Dll

Kemampuan komunitas online untuk menyatukan manusia dalam ruang lingkup global bisa mendatangkan banyak manfaat Tetapi berhati- hatilah karena cakupannya yang terlalu besar. Komunitas online bisa menjadi tempat strategis bagi para penjahat untuk mengincar anda. Yang sering terjadi biasanya adanya pencurian identitas dan pelecehan. Kebanyakan korbannya adalah anak- anak. Selain itu banyak psikolog yang mengkhawatirkan bahwa terlalu banyak berinternet membuat orang melupakan kehidupan nyata di masyarakat.


Tugas minggu keempat


Sumber:
http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=1&submit.x=0&submit.y=0&qual=high&fname=/jiunkpe/s1/info/2009/jiunkpe-ns-s1-2009-26405154-12834-berbasis_web-chapter2.pdf
http://yoszuaccalytt.blogdetik.com/2011/03/04/komunitas-online-peranannya-dalam-masyarakat/
http://www.untukku.com/artikel-untukku/pengertian-komunitas-untukku.html
http://djepok.blogspot.com/2011/09/arti-komunitas.html
http://dfootballoverz.blogspot.com/2012/10/komunitas-online-merupakan-bisnis.html
http://www.adityarizki.net/2011/01/peran-komunitas-online-dalam-sebuah-komunitas-nyata/
http://www.improve7.com/2012/03/manfaat-positif-komunitas-online.html
http://eriekha.blogspot.com/2010/01/komunitas-memberi-manfaat.html
http://education.poztmo.com/2011/04/solusi-forum-komunitas-online-indonesia.html
http://momoncomputer.blogspot.com/2011/03/pengertian-komunitas-maya.html

Kamis, 11 Oktober 2012

Kecanduan Internet ( Addiction )

Majunya perkembangan teknologi membuat seseorang menjadi kecanduan internet. Tidak seperti alkohol atau obat- obatan terlarang. Menggunakan internet bisa memberikan hasil- hasil positif seperti memberikan informasi up to date hingga bisa meningkatkan karir anda.
Situs jejaring sosial telah menambahkan dimensi kepada hidup dan orang tiba- tiba mudah menemukan banyak teman.
Bukan hal yang mustahil bila ada orang yang merasa kecanduan dan susah untuk meninggalkan kebiasaan menggunakan internet. Kecanduan atau adiksi terhadap internet terlihat dari insensi waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam- jam bahkan ada yang sampai berhari- hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya dan kehidupan sekitar mereka.
Internet Addiction Disorder ( IAD ) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, chatting, dll.
Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistikgangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM. Namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan  akibat judi, selain itu badan himpunan psikologi di amerika serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.
Sesuatu menjadi kecanduan ketika hal tersebut mempengaruhi aktivitas sehari- hari dan kemampuan seseorang untuk menikmati hidup tanpanya, entah itu obat- obatan telarang, judi, akohol, internet, atau hal- hal lainnya.

Apa gangguan kecanduan internet? kondisi itu pertama kali ditemukan oleh seorang ahli jiwa bernama Ivan Goldberg. Seseorang yang menderita kondisi ini akan menunjukan gejala ini:
- Sering lupa waktu atau mengabaikan hal- hal yang mendasar saat mengakses internet terlalu lama.
- Gejala menarik diri, seperti merasa marah, tegang, atau depresi. Ketika internet tidak bisa diakses.
- Munculnya sebuah kebutuhan konstan untuk meningkatkan waktu yang dihabiskan.
- Kebutuhan akan peralatan komputer yang lebih baik dari aplikasi yang lebih banyak untuk dimiliki memiliki derajat kepuasan yang sama.
- Sering berkomentar berbohong, rendahnya prestasi, menutup diri secara sosial, dan kelelahan ini merupakan dampak negatif dari pengguna internet yang berkepanjangan.

Kecanduan internet ada 3 jenis:
- Bermain game yang berlebihan
- Kegemaran seksual
- Email/ pesan teks

5 cara mengatasi kecanduan internet:
1. Cari tahu masalahnya
2. Kenali pemicunya
3. Kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama- lama di internet
4. Ubah pola kebiasaan online
5. Atur ulang jadwal rutinitas

Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, kebiasaan berinternet yang sehat adalah dengan menyesuaikan jadwal dan juga kepentingan, serta tidak melupakan tanggung jawab yang dimiliki oleh masing- masing individu. Walau kini dunia maya selalu saja menghadirkan inovasi- inovasi terbaru, yang mana memungkinkan mereka yang tidak memiliki depresi berat, kecemasan atau gangguan sosial untuk ketagihan melakukan kegiatan dalam dunia maya. Dengan demikian kebijaksanaan sebagai pengguna adalah dibutuhkan untuk menimbanginya.



Tugas minggu ketiga


sumber:
http://inet.detik.com/read/2007/03/06/123159/883143/510/cara-mengatasi-kecanduan-internet
http://erabaru.net/kesehatan/34-kesehatan/30807-kajian-kecanduan-internet
http://edukasi.kompasiana.com/2010/10/06/kecanduan-internet-intrnet-addiction/
http://www.rimbonews.com/5-cara-untuk-mengatasi-kecanduan-internet.html
http://atjehpost.com/read/2012/10/04/23017/18/18/Kecanduan-Internet-Masuk-Daftar-Penyakit-Psikologi
http://indowebsia.com/shownews.php?news_id=5
http://portal.paseban.com/article/5407/kecanduan-internet
http://tekno.kompas.com/read/2012/01/28/09083371/Kenali.Gejala.Kecanduan.Internet
http://muda.kompasiana.com/2012/05/12/kecanduan-internet-penyakit-baru-anak-muda-kita/
http://kunjunganartikel.blogspot.com/2012/01/awas-kecanduan-internet-picu-kerusakan.html