Ku temui benang-benang kasih yang terurai
ku rajut setiap helainya dengan ketulusan
merubahnya menjadi sebuah selimut kasih
yang hangat..
penghangat kala dingin menusuk raga ini
meredam setiap resahan jiwa yang menangisi
sepi tiada henti...
mendekapnya membuat hati terasa damai
dan nyaman
seakan mentari nan hangat mampu tergantikan
oleh hangat pelukkanya
dan dialah mentari hati yang menerangi
sudut gelap hati ini..
Dan meski hanya sebuah angan dan mimpi
inilah adanya ungkapan hati seorang lelaki
Senin, 02 Januari 2012
ku tulis puisi
Malam kembali menjelang
gelap gulita bertaburan bintang bintang
sejenak ku sandarkan raga dengan pikiran
mengelawang
Ku hanya diam
lembut terpaan angin menyentuh wajah
kelu kusam dengan butiran air mata yang
berlinangan
Seketika ku tersentak
mulai merintih..
dengan tinta hitam dan selembar kertas putih
ku curahkan sgala rasa hati yang tertahan
ketidak sepahaman dan harapan harapan yang
telah menjadi kenangan
ku ukir menjadi sebuah untaian..
gelap gulita bertaburan bintang bintang
sejenak ku sandarkan raga dengan pikiran
mengelawang
Ku hanya diam
lembut terpaan angin menyentuh wajah
kelu kusam dengan butiran air mata yang
berlinangan
Seketika ku tersentak
mulai merintih..
dengan tinta hitam dan selembar kertas putih
ku curahkan sgala rasa hati yang tertahan
ketidak sepahaman dan harapan harapan yang
telah menjadi kenangan
ku ukir menjadi sebuah untaian..
Hmmm...
ku rangkai indah cerita ini
agarkan ku tak sesat dalam langkah ku mencari arti dari cinta..
ku kenali satu wanita sosok pujaAn yang ku harapkan hadirnya
mewarnai kalbuku yg gelap tanpa cahaya..
ku coba tananmkan benih cinta
berputik indah bermekarkan bunga cinta
yang ku jaga dalam tiap kedip mata
hinggakan ku rela terlanda luka..
namun ku hanya mampu mMbendung rasa cinta
menahan gejolak dera yg menyesak dada
dan ku terpaku dalam kata ungkapan tulus prasaAn padanya..
kekuranganku membentang halangi nyatanya harapanku...
agarkan ku tak sesat dalam langkah ku mencari arti dari cinta..
ku kenali satu wanita sosok pujaAn yang ku harapkan hadirnya
mewarnai kalbuku yg gelap tanpa cahaya..
ku coba tananmkan benih cinta
berputik indah bermekarkan bunga cinta
yang ku jaga dalam tiap kedip mata
hinggakan ku rela terlanda luka..
namun ku hanya mampu mMbendung rasa cinta
menahan gejolak dera yg menyesak dada
dan ku terpaku dalam kata ungkapan tulus prasaAn padanya..
kekuranganku membentang halangi nyatanya harapanku...
Sebuah cerita seorang pecundang
Ku harap suatu saat nanti kau sadari setiap kata yang ku tinggalkan saat melangkah pergi darimu.. semua hanya alasan untuk menutupi besarnya rasa kasihku terhadapmu tak mampu untuk menghianati hati seorang sahabat.. meski kini rasa yang pernah menjadi milikmu ini tetap membara seperti pertama kali ku mengenalimu. dan ku berharap, jika bukan nanti, esok atau kehidupan lainnya kau menjadi miliku seutuhnya. Kini biarlah ku jalani pahitnya keputusan ini.. dimana telah kubuat satu kegagalan memperjuangkan rasaku.
dan atas apa yang kau berikan untukku dan atas apa yang telah kau korbankan untukku pasti akan engkau temui balasannya yang setimpal.. dan masih, ku berharap diri ini yang akan membalaskanya untukkmu. karna bahagia yang ingin ku miliki itu hanyalah bersama kasih yang sepertimu yang mungkin tak kan ku temui di lain hati.
sementara.. saat ku telah mengukir luka yang dalam pada hatimu, ku terima jera yang akan menghantui hari"ku dalam sisa waktuku untuk mengenang apa yang telah ku lalui bersamamu dulu. mencoba mengingat setiap detik waktu yang pernah ku lewati bersamamu agar dalam tidur nanti ku temui hadirmu di dalam singgasana mimpi. walau tak kan membuatku tenang namun cukup untuk membuatku selalu mengingat hadir seorang wanita sepertimu.
teruntuk hati yang kau miliki dan teruntuk raga yang mampu menerima insan pecundang sepertiku ini.terima kasih atas cinta..perjalanan singkat yang sangat berarti. mengajarkanku sebuah arti ketulusan hati..
dan atas apa yang kau berikan untukku dan atas apa yang telah kau korbankan untukku pasti akan engkau temui balasannya yang setimpal.. dan masih, ku berharap diri ini yang akan membalaskanya untukkmu. karna bahagia yang ingin ku miliki itu hanyalah bersama kasih yang sepertimu yang mungkin tak kan ku temui di lain hati.
sementara.. saat ku telah mengukir luka yang dalam pada hatimu, ku terima jera yang akan menghantui hari"ku dalam sisa waktuku untuk mengenang apa yang telah ku lalui bersamamu dulu. mencoba mengingat setiap detik waktu yang pernah ku lewati bersamamu agar dalam tidur nanti ku temui hadirmu di dalam singgasana mimpi. walau tak kan membuatku tenang namun cukup untuk membuatku selalu mengingat hadir seorang wanita sepertimu.
teruntuk hati yang kau miliki dan teruntuk raga yang mampu menerima insan pecundang sepertiku ini.terima kasih atas cinta..perjalanan singkat yang sangat berarti. mengajarkanku sebuah arti ketulusan hati..
Cerita Cinta
Dalam satu masa...
Pernah Ku rasakan Bahagia Yang Mungkin Blm Prnh Ku rasakan Sebelumnya.
Kumiliki Dan Ku sayangi Sepenuh Hati...
Menjadikan Hadirnya Sbgai Pengganti Di Kala Rembulan Enggan Utk Hadir
Terangi Malam
menuntun langkahku di malam yang sunyi dan rawan...
Terbentang langit dalam kelambu cahaya
menjadi saksi setiap malam hati ini slalu berusaha
menjaga cintanya agar tak sirna.
Mendampinginya adalah isyarat cinta
bahwa kesetiaAn bukanlah kata-kata semata..
dan ku hanyalah seorang pujangga biasa
hanya mampu bersenandung dalam suara hampa
tak hadir dalam bertatap muka...
Hanya Sekedar Membasuhnya dengan kata-kata
kala dmn hatinya tengah Terluka..
dalam relung hati ku sesali kekuranganku tak prnah mampu
untuk mendampinginya jiwa dan raga..
Silih berganti hari demi hari....
bahagiakah dirinya ku dampingi...
percayakah dirinya dengan janji-janji
sesaAt liku jalan menghadang sejenak cerita ini
terhenti... dan air mata menetes lampiaskan cinta suci
yang ternodai..
ku mulai ratapi kata untuk kembali dan memaafkan
keliruan yang tak ku kulakukan
krn demi raga ini tiada prnh ku ingin untuk berpaling...
dengan mata yang merahdan suara yang tersedu dirinya kembali..
dan ku mulai untuk tersenyum merangkai cerita
yang hampir terakhiri....
sebagaimana mesti sepasang kekaksih
ku lakukan yang terbaik agar hadirku di setiap harinya
tak menjadikanya jenuh dan ku korbankan yang mampu ku berikan..
dan lagi... ku harus kembali meratap namun ku pasrah
krn ku sadar dengan kekuranganku dan jarak bahwa dirinya berhak
beriku sebuah talak.
meski lelah dan tak tau arah ku coba keraskan hatinya
yakinkan bahwa ku tak bersalah..
dan untuk kesekian kalinya... dia kembali.
buatku sungguh merasakan nytanya kejujuran kasih suci.,.,
malam hanyalah bangku menunggu pagi menjelang
dan ku tak mampu pejamkan mata... istirahatkan jiwa yang begitu lelah mempertahankan kasih sayang.. meski berulang kali ku hampir tenggelam
namun ku tak menyerah krn inilah pengorbanan..
bukti sebuah ketulusan yang hingga kini ku jaga agarkan tak pudar
dengan godaAn yang slalu datang..
ku terlelap... hinggakan sinar mentari yang hangat
membangunkanku dari tidurku yang lelap..
memberi kusemngat menjalani hari untuk terus menjaga
hadirnya yang begitu rapuh namun sangatlah berharaga..
Namun inilah cinta...
tak semudah yang kita harapakan... dan yang kita harapkan tak
mungkin slalu menjadi kenyataAn.
Malam kembali menjelang... akan tetapi malam kali ini berbeda..
kurasakan sesuatu yang berubah dari dirinya..
hal yang tak biasa mebuatku bertanya sesaAtku menerka-nerka
..akankah terulang kembali
..akankah ku rasakan lagi
..dan mungkinkah ini yang terjadi
dengan suara tertahan tangis kata usai dari hubungan ini
terucap.. meneteskan tangis meluluhkan hati..
kenyataAn cinta mengahancurkan dan membawa pergi sebagian hati ini.
inilah kejujuran hati bahwa cinta tak kan menyatu bila hanya
kita yang mencintai..
Ku tak ingin paksakan cintanya
ku tak ingin kasih dan sayangnya
bila bukan krn ketulusan hatinya
dan ku terima kegagalanku memilikinya...
dan ku sudahi rangkaian angan"ku bersamanya.
Pernah Ku rasakan Bahagia Yang Mungkin Blm Prnh Ku rasakan Sebelumnya.
Kumiliki Dan Ku sayangi Sepenuh Hati...
Menjadikan Hadirnya Sbgai Pengganti Di Kala Rembulan Enggan Utk Hadir
Terangi Malam
menuntun langkahku di malam yang sunyi dan rawan...
Terbentang langit dalam kelambu cahaya
menjadi saksi setiap malam hati ini slalu berusaha
menjaga cintanya agar tak sirna.
Mendampinginya adalah isyarat cinta
bahwa kesetiaAn bukanlah kata-kata semata..
dan ku hanyalah seorang pujangga biasa
hanya mampu bersenandung dalam suara hampa
tak hadir dalam bertatap muka...
Hanya Sekedar Membasuhnya dengan kata-kata
kala dmn hatinya tengah Terluka..
dalam relung hati ku sesali kekuranganku tak prnah mampu
untuk mendampinginya jiwa dan raga..
Silih berganti hari demi hari....
bahagiakah dirinya ku dampingi...
percayakah dirinya dengan janji-janji
sesaAt liku jalan menghadang sejenak cerita ini
terhenti... dan air mata menetes lampiaskan cinta suci
yang ternodai..
ku mulai ratapi kata untuk kembali dan memaafkan
keliruan yang tak ku kulakukan
krn demi raga ini tiada prnh ku ingin untuk berpaling...
dengan mata yang merahdan suara yang tersedu dirinya kembali..
dan ku mulai untuk tersenyum merangkai cerita
yang hampir terakhiri....
sebagaimana mesti sepasang kekaksih
ku lakukan yang terbaik agar hadirku di setiap harinya
tak menjadikanya jenuh dan ku korbankan yang mampu ku berikan..
dan lagi... ku harus kembali meratap namun ku pasrah
krn ku sadar dengan kekuranganku dan jarak bahwa dirinya berhak
beriku sebuah talak.
meski lelah dan tak tau arah ku coba keraskan hatinya
yakinkan bahwa ku tak bersalah..
dan untuk kesekian kalinya... dia kembali.
buatku sungguh merasakan nytanya kejujuran kasih suci.,.,
malam hanyalah bangku menunggu pagi menjelang
dan ku tak mampu pejamkan mata... istirahatkan jiwa yang begitu lelah mempertahankan kasih sayang.. meski berulang kali ku hampir tenggelam
namun ku tak menyerah krn inilah pengorbanan..
bukti sebuah ketulusan yang hingga kini ku jaga agarkan tak pudar
dengan godaAn yang slalu datang..
ku terlelap... hinggakan sinar mentari yang hangat
membangunkanku dari tidurku yang lelap..
memberi kusemngat menjalani hari untuk terus menjaga
hadirnya yang begitu rapuh namun sangatlah berharaga..
Namun inilah cinta...
tak semudah yang kita harapakan... dan yang kita harapkan tak
mungkin slalu menjadi kenyataAn.
Malam kembali menjelang... akan tetapi malam kali ini berbeda..
kurasakan sesuatu yang berubah dari dirinya..
hal yang tak biasa mebuatku bertanya sesaAtku menerka-nerka
..akankah terulang kembali
..akankah ku rasakan lagi
..dan mungkinkah ini yang terjadi
dengan suara tertahan tangis kata usai dari hubungan ini
terucap.. meneteskan tangis meluluhkan hati..
kenyataAn cinta mengahancurkan dan membawa pergi sebagian hati ini.
inilah kejujuran hati bahwa cinta tak kan menyatu bila hanya
kita yang mencintai..
Ku tak ingin paksakan cintanya
ku tak ingin kasih dan sayangnya
bila bukan krn ketulusan hatinya
dan ku terima kegagalanku memilikinya...
dan ku sudahi rangkaian angan"ku bersamanya.
Tak Terlupa
Mata yang berkaca-kaca…
Kristal bening yang menetes di setiap kedipnya
suara yang tersedu menahan perih syatan-syatan
cinta yang merana…
Kasih… di ujung malam yang kelam dan sunyi
untuk kesekian kalinya ku tak mampu pejamkan
mata ini…
dimana saat terindah engkau menjadi mentari dlm
hidupku…
dimana saat terindah engkau penerang setiap liku
jalanku… Teringat kembali…
Engkau tak lepas dari ingatanku
engkau tak hilang dari hatiku
hanya saja kenyataan tak sepaham dengan harapanku…
Dan hingga kini hatiku luluh lantah tak mampu
untuk merelakanmu…
Ku bahagia dengan bahagiamu
Ku tersenyum dengan tawamu
namun ku terpuruk tahta singga sanamu hatimu
bukan teruntuk ku…
Segenap hati ku tak mampu meredam betapa perih
nyatanya cinta ini
hilang akal sehatku untuk menerima pahitnya
kjujuran hati yang termiliki…
Kristal bening yang menetes di setiap kedipnya
suara yang tersedu menahan perih syatan-syatan
cinta yang merana…
Kasih… di ujung malam yang kelam dan sunyi
untuk kesekian kalinya ku tak mampu pejamkan
mata ini…
dimana saat terindah engkau menjadi mentari dlm
hidupku…
dimana saat terindah engkau penerang setiap liku
jalanku… Teringat kembali…
Engkau tak lepas dari ingatanku
engkau tak hilang dari hatiku
hanya saja kenyataan tak sepaham dengan harapanku…
Dan hingga kini hatiku luluh lantah tak mampu
untuk merelakanmu…
Ku bahagia dengan bahagiamu
Ku tersenyum dengan tawamu
namun ku terpuruk tahta singga sanamu hatimu
bukan teruntuk ku…
Segenap hati ku tak mampu meredam betapa perih
nyatanya cinta ini
hilang akal sehatku untuk menerima pahitnya
kjujuran hati yang termiliki…
Rabu, 14 Desember 2011
Sinopsis novel Di Bawah Lindungan Ka'bah
Prof. DR. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal sebagai Buya HAMKA menuliskan "Di Bawah Lindungan Ka’bah" yang bercerita tentang kisah cinta tak sampai antara kedua tokoh protagonis, Hamid dan Zainab. Inilah sebuah kisah mengenai “Long Distance Relationship (LDR)” yang takkan pernah lekang oleh waktu. Cinta yang berjarak antara Sumatera ke Mekah. Kepedihan yang berlandaskan pada rasa berserah diri pada Yang Maha Kuasa.
Dan inilah sinopsis dari cerita novel Di Bawah Lindungan Ka'bah
Hamid adalah seorang anak yatim dan miskin. Dia kemudian diangkat oleh keluarga Haji Jafar yang kaya-raya. Perhatian Haji Jafar dan istrinya, Asiah, terhadap Hamid sangat baik. Hamid dianggap sebagai anak mereka sendiri, Mereka sangat menyayanginya sebab Hamid sangat rajin, sopan, berbudi, serta taat beragama. Itulah sebabnya, Hamid juga disekolahkan bersama-sama dengan Zainab, anak kandung Haji Jafar di sekolah rendah.
Hamid sangat menyayangi Zainab. Begitu pula dengan Zainab. Mereka sering pergi sekolah bersama-sama, bermain bersama-sama di sekolah ataupun pulang sekolah. Ketika keduanya beranjak remaja, dalam hati masing-masing mulai tumbuh perasaan lain. Suatu perasaan yang selama ini belum pernah mereka rasakan. Hamid merasakan bahwa rasa kasih sayang yang muncul terhadap Zainab melebihi rasa sayang kepada adik, seperti yang selama ini dia rasakan. Zainab juga ternyata mempuanyai perasaan yang sama seperti perasaan Hamid. Perasaan tersebut hanya mereka pendam di dalam lubuk hati yang paling dalam. Hamid tidak berani mengutarakan isi hatinya kepada Zainab sebab dia menyadari bahwa di antara mereka terdapat jurang pemisah yang sangat dalam. Zainab merupakan anak orang terkaya dan terpandang, sedangkan dia hanyalah berasal dari keluarga biasa dan miskin. Jadi, sangat tidak mungkin bagi dirinya untuk memiliki Zainab. Itulah sebabnya, rasa cintanya yang dalam terhadap Zainab hanya dipendamnya saja.
Jurang pemisah itu semakin hari semakin dirasakan Hamid. Dalam waktu bersamaan, Hamid mengalami peristiwa yang sangat menyayat hatinya. Peristiwa pertama adalah meninggalnya Haji Jafar, ayah angkatnya yang sangat berjasa menolong hidupnya selama ini. Tidak lama kemudian, ibu kandungnya pun meninggal dunia. Betapa pilu hatinya ditinggalkan oleh kedua orang yang sangat dicintainya itu. Kini dia yatim piatu yang miskin. Sejak kematian ayah angkatnya, Hamid merasa tidak bebas menemui Zainab karena Zainab dipingit oleh mamaknya.
Puncak kepedihan hatinya ketika mamaknya, Asiah, mengatakan kepadanya bahwa Zainab akan dijodohkan dengan pemuda lain, yang masih famili dekat dengan almarhum suaminya. Bahklan, Mak Asiah meminta Hamid untuk membujuk Zainab agar mau menerima pemuda pilihannya.
Dengan berat hati, Hsmid menuruti kehendak Mamak Asiah. Zainab sangat sedih menerima kenyataan tersebut. Dalam hatinya, ia menolak kehendak mamaknya. Karena tidak sanggup menanggung beban hatinya, Hamid memutuskan untuk pergi meninggalkan kampungnya. Dia meninggalkan Zainab dan dengan diam-diam pergi ke Medan. Sesampainya di Medan, dia menulis surat kepada Zainab. Dalam suratnya, dia mencurahkan isi hatinya kepada Zainab. Menerima surat itu, Zainab sangat terpukul dan sedih. Dari Medan, Hamid melanjutkan perjalanan menuju ke Singapura. Kemudian, dia pergi ke tanah suci Mekah.
Selama ditinggalkan oleh Hamid, hati Zainab menjadi sangat tersiksa. Dia sering sakit-sakitan, semangat hidupnya terasa berkurang menahan rasa rindunya yang mendalam pada Hamid. Begitu pula dengan Hamid, dia selalu gelisah karena menahan beban rindunya pada Zainab. Untuk membunuh kerinduannya, dia bekerja pada sebuah penginapan milik seorang Syekh. Sambil bekerja, dia terus memperdalam ilmu agamanya dengan tekun.
Setahun sudah Hamid berada di Mekah. Ketika musim haji, banyak tamu menginap di tempat dia bekerja. Di antara para tamu yang hendak menunaikan ibadah haji, dia melihat Saleh, teman sekampungnya. Betapa gembira hati Hamid bertemu dengannya. Selain sebagai teman sepermainannya amsa kecil, istri Saleh Rosana adalah teman dekat Zainab. Dari Saleh, dia mendapat banyak berita tentang kampungnya termasuk keadaan Zainab.
Dari penuturan Saleh, Hamid mengetahui bahwa Zainab juga mencintainya. Sejak kepergian Hamid, Zainab sering sakit-sakitan. Dia menderita batin yang begitu mendalam, Karena suatu sebab, dia tidak jadi menikah denganpemuda pilihan mamaknya, sedangkan orang yang paling dicintainya, yaitu Hamid telah pergi entah kemana. Dia selalu menunggu kedatangan Hamid dengan penuh harap.
Mendengar penuturan saleh tersebut,perasaan hamid bercampur antara perasaan sedih dan gembira. Sedih sebab zainab menderita fisik dan batin. Gembira karena zainab mencintainya juga. Artinya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Karena tidak jadi menikah dengan pemuda pilihan mamaknya, besar kemungkinan keinginannya untuk bersanding dengan zainab akan kesampaian. Hamid berencana kembali ke kampung halaman setelah menunaiakan ibadah haji terlebih dahulu.
Saleh lansung mengirim surat kepada rosna,istrinya. Dalam suratnya, dia menceritakan pertemuan dia dengan hamid. Rosna memberikan surat dari saleh itu kepada zainab. Betapa gembiranya hati zainab mendengar kabar tersebut. Hamid, orang yang paling dicintainya,yang selama ini tidak diketahui keberadaannya, telah dia temukan. Hatinya lega dan bahagia. Semangat hidupnya bangkit kembali dan dia merasa tidak tahan lagi untuk bertemu kembali dengan kekasih hatinya itu. Ia pun menulis surat balasan kepada hamid. Hamid menerimanya dengan suka cita.
Semngatnya untuk menyelesaikan ibadah haji semkain menggelora agar segera bertemu zainab.
Walau dalam keadaan sakit parah, hamid tetap berwukuf. Namun setelah wukuf di padang arafah yang sangat panas, kondisinya semakin melemah. Nafsu makannya menurun dan suhu badannya pun tinggi.
Melihat keadaan sahabatnya, saleh tidak sanggub memberitahukan kabar tentang zainab yang baru saja ia terima dari rosna. Namun, hamid mempunyai firasat tentang hal itu. Atas desakan hamid, saleh memberitahukan bahwa zainab telah meninggal dunia. Hati hamid terpukul mendengar kenyataan tersebut. Hanya dengan keimanan yang kuat, dia masih mampu bertahan hidup. Keteguhan hamid pada sikap menyempurnakan ibadah haji di Baitullah telah menyebabkan hamid kehilangan kekasihnya. Zainab meninggal karena sakit-sakitan menahan rindu dalam pingitan.
Keesokan harinya, hamid tetap memaksakan diri utnuk berangkat ke mina. Namun, dalam perjalanannya, dia jatuh lunglai, sehingga saleh mengupah orang Baduy untuk memapah hamid. Satelah acara di Mina, mereka kemudian menuju Masjidil Haram.
Setelah mengelilingi ka'bah, hamid minta di berhentikan di Kiswah.
Sambil menjulurkan tanggannya memegang kain Kiswah penutup ka'bah itu, hamid beberapa kali bermunajat: "Ya rabbi, ya Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Penyayang". Suaranya semakin melemah dan akhirnya berhenti untuk selama-lamanya.
Hamid telah meninggalkan dunia yang fana ini di hadapan ka'bah, menyusul sang kekasih.
Selesai
sumber:
http://www.yadi82.com/2011/08/sinopsis-novel-di-bawah-lindungan-kabah.html
http://www.goodreads.com/review/show/15312064
Dan inilah sinopsis dari cerita novel Di Bawah Lindungan Ka'bah
Hamid adalah seorang anak yatim dan miskin. Dia kemudian diangkat oleh keluarga Haji Jafar yang kaya-raya. Perhatian Haji Jafar dan istrinya, Asiah, terhadap Hamid sangat baik. Hamid dianggap sebagai anak mereka sendiri, Mereka sangat menyayanginya sebab Hamid sangat rajin, sopan, berbudi, serta taat beragama. Itulah sebabnya, Hamid juga disekolahkan bersama-sama dengan Zainab, anak kandung Haji Jafar di sekolah rendah.
Hamid sangat menyayangi Zainab. Begitu pula dengan Zainab. Mereka sering pergi sekolah bersama-sama, bermain bersama-sama di sekolah ataupun pulang sekolah. Ketika keduanya beranjak remaja, dalam hati masing-masing mulai tumbuh perasaan lain. Suatu perasaan yang selama ini belum pernah mereka rasakan. Hamid merasakan bahwa rasa kasih sayang yang muncul terhadap Zainab melebihi rasa sayang kepada adik, seperti yang selama ini dia rasakan. Zainab juga ternyata mempuanyai perasaan yang sama seperti perasaan Hamid. Perasaan tersebut hanya mereka pendam di dalam lubuk hati yang paling dalam. Hamid tidak berani mengutarakan isi hatinya kepada Zainab sebab dia menyadari bahwa di antara mereka terdapat jurang pemisah yang sangat dalam. Zainab merupakan anak orang terkaya dan terpandang, sedangkan dia hanyalah berasal dari keluarga biasa dan miskin. Jadi, sangat tidak mungkin bagi dirinya untuk memiliki Zainab. Itulah sebabnya, rasa cintanya yang dalam terhadap Zainab hanya dipendamnya saja.
Jurang pemisah itu semakin hari semakin dirasakan Hamid. Dalam waktu bersamaan, Hamid mengalami peristiwa yang sangat menyayat hatinya. Peristiwa pertama adalah meninggalnya Haji Jafar, ayah angkatnya yang sangat berjasa menolong hidupnya selama ini. Tidak lama kemudian, ibu kandungnya pun meninggal dunia. Betapa pilu hatinya ditinggalkan oleh kedua orang yang sangat dicintainya itu. Kini dia yatim piatu yang miskin. Sejak kematian ayah angkatnya, Hamid merasa tidak bebas menemui Zainab karena Zainab dipingit oleh mamaknya.
Puncak kepedihan hatinya ketika mamaknya, Asiah, mengatakan kepadanya bahwa Zainab akan dijodohkan dengan pemuda lain, yang masih famili dekat dengan almarhum suaminya. Bahklan, Mak Asiah meminta Hamid untuk membujuk Zainab agar mau menerima pemuda pilihannya.
Dengan berat hati, Hsmid menuruti kehendak Mamak Asiah. Zainab sangat sedih menerima kenyataan tersebut. Dalam hatinya, ia menolak kehendak mamaknya. Karena tidak sanggup menanggung beban hatinya, Hamid memutuskan untuk pergi meninggalkan kampungnya. Dia meninggalkan Zainab dan dengan diam-diam pergi ke Medan. Sesampainya di Medan, dia menulis surat kepada Zainab. Dalam suratnya, dia mencurahkan isi hatinya kepada Zainab. Menerima surat itu, Zainab sangat terpukul dan sedih. Dari Medan, Hamid melanjutkan perjalanan menuju ke Singapura. Kemudian, dia pergi ke tanah suci Mekah.
Selama ditinggalkan oleh Hamid, hati Zainab menjadi sangat tersiksa. Dia sering sakit-sakitan, semangat hidupnya terasa berkurang menahan rasa rindunya yang mendalam pada Hamid. Begitu pula dengan Hamid, dia selalu gelisah karena menahan beban rindunya pada Zainab. Untuk membunuh kerinduannya, dia bekerja pada sebuah penginapan milik seorang Syekh. Sambil bekerja, dia terus memperdalam ilmu agamanya dengan tekun.
Setahun sudah Hamid berada di Mekah. Ketika musim haji, banyak tamu menginap di tempat dia bekerja. Di antara para tamu yang hendak menunaikan ibadah haji, dia melihat Saleh, teman sekampungnya. Betapa gembira hati Hamid bertemu dengannya. Selain sebagai teman sepermainannya amsa kecil, istri Saleh Rosana adalah teman dekat Zainab. Dari Saleh, dia mendapat banyak berita tentang kampungnya termasuk keadaan Zainab.
Dari penuturan Saleh, Hamid mengetahui bahwa Zainab juga mencintainya. Sejak kepergian Hamid, Zainab sering sakit-sakitan. Dia menderita batin yang begitu mendalam, Karena suatu sebab, dia tidak jadi menikah denganpemuda pilihan mamaknya, sedangkan orang yang paling dicintainya, yaitu Hamid telah pergi entah kemana. Dia selalu menunggu kedatangan Hamid dengan penuh harap.
Mendengar penuturan saleh tersebut,perasaan hamid bercampur antara perasaan sedih dan gembira. Sedih sebab zainab menderita fisik dan batin. Gembira karena zainab mencintainya juga. Artinya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Karena tidak jadi menikah dengan pemuda pilihan mamaknya, besar kemungkinan keinginannya untuk bersanding dengan zainab akan kesampaian. Hamid berencana kembali ke kampung halaman setelah menunaiakan ibadah haji terlebih dahulu.
Saleh lansung mengirim surat kepada rosna,istrinya. Dalam suratnya, dia menceritakan pertemuan dia dengan hamid. Rosna memberikan surat dari saleh itu kepada zainab. Betapa gembiranya hati zainab mendengar kabar tersebut. Hamid, orang yang paling dicintainya,yang selama ini tidak diketahui keberadaannya, telah dia temukan. Hatinya lega dan bahagia. Semangat hidupnya bangkit kembali dan dia merasa tidak tahan lagi untuk bertemu kembali dengan kekasih hatinya itu. Ia pun menulis surat balasan kepada hamid. Hamid menerimanya dengan suka cita.
Semngatnya untuk menyelesaikan ibadah haji semkain menggelora agar segera bertemu zainab.
Walau dalam keadaan sakit parah, hamid tetap berwukuf. Namun setelah wukuf di padang arafah yang sangat panas, kondisinya semakin melemah. Nafsu makannya menurun dan suhu badannya pun tinggi.
Melihat keadaan sahabatnya, saleh tidak sanggub memberitahukan kabar tentang zainab yang baru saja ia terima dari rosna. Namun, hamid mempunyai firasat tentang hal itu. Atas desakan hamid, saleh memberitahukan bahwa zainab telah meninggal dunia. Hati hamid terpukul mendengar kenyataan tersebut. Hanya dengan keimanan yang kuat, dia masih mampu bertahan hidup. Keteguhan hamid pada sikap menyempurnakan ibadah haji di Baitullah telah menyebabkan hamid kehilangan kekasihnya. Zainab meninggal karena sakit-sakitan menahan rindu dalam pingitan.
Keesokan harinya, hamid tetap memaksakan diri utnuk berangkat ke mina. Namun, dalam perjalanannya, dia jatuh lunglai, sehingga saleh mengupah orang Baduy untuk memapah hamid. Satelah acara di Mina, mereka kemudian menuju Masjidil Haram.
Setelah mengelilingi ka'bah, hamid minta di berhentikan di Kiswah.
Sambil menjulurkan tanggannya memegang kain Kiswah penutup ka'bah itu, hamid beberapa kali bermunajat: "Ya rabbi, ya Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Penyayang". Suaranya semakin melemah dan akhirnya berhenti untuk selama-lamanya.
Hamid telah meninggalkan dunia yang fana ini di hadapan ka'bah, menyusul sang kekasih.
Selesai
sumber:
http://www.yadi82.com/2011/08/sinopsis-novel-di-bawah-lindungan-kabah.html
http://www.goodreads.com/review/show/15312064
Langganan:
Postingan (Atom)